JADWAL MISA
Gereja St. Matius Penginjil
Harian : Senin-Sabtu
Pukul 06.00 WIB
Misa Sabtu Sore:
Pukul 18.00 WIB
Misa Minggu Pagi :
Pukul 06.30 WIB
Pukul 09.00 WIB
Misa Minggu Sore :
Pukul 16.00 WIB
Pukul 18.30 WIB
Misa Jumat Pertama :
Pukul 19.00 WIB
Adorasi :
setiap Kamis minggu pertama
Pukul 18.30 - 19.15 WIB
 
UMAT BERTANYA PASTOR MENJAWAB
Nama Umat
Lingkungan
Subject
Pertanyaan
Note
Email
   
 
 
 
 
Tanggapan atas pertanyaan umat
 
1 Subjek PERBEDAANNYA PEMBERKATAN NIKAH AMA MISA NIKAH
  Pertanyaan Romo, boleh minta sedikit penjelasan saya masih bingung PERBEDAANNYA PEMBERKATAN NIKAH AMA MISA NIKAH dimananya.
Saya dari lingkungan wilayah 13 st fransiska yg akan menikah, kami beda agama pasangan saya Budha.
Terima kasih penjelasannya.
  Jawaban

Stefanus yang baik,

Perbedaan misa nikah dan pemberkatan nikah sebagai berikut: Misa nikah maksudnya bahwa ritus pernikahan itu terdapat di dalam misa. Jadi setelah homili  dilanjutkan dengan upacara pernikahan.
Setelah upacara pernikahan ini, masih dilanjutkan dengan doa umat dan liturgi Ekaristi (Prefasi, Doa Syukur Agung, dan Komuni).
Kalau kedua pengantinnya Katolik biasanya pakai yang ini. 

Sementara kalau pemberkatan pernikahan maksudnya upacara pernikahan terdapat dalam ibadat Sabda.
Setelah homili dilanjutkan dengan upacara pernikahan.Setelah upacara pernikahan ini langsung dengan penutup.Jadi tak ada liturgi Ekaristi dan komuni. Ini biasanya dilakukan oleh pengantin yang beda agama.

2 Subjek Konsultasi Pernikahan
  Pertanyaan Romo,
Bagaimana caranya supaya saya dan suami bisa melakukan konsultasi pernikahan? karena kami butuh saran dan penengah.
Trima kasih Romo.
  Jawaban

Ibu yang baik,

Ibu dapat menghubungi Bapak Wisnu Dewanto dari Seksi Kerasulan Keluarga, dia dapat membantu memfasilitasi mencarikan counselor, atau menghubungi Pastoran dan membuat janji untuk kita bertemu dan berdiskusi.

Salam,

3 Subjek Pernikahan Beda Paroki
  Pertanyaan Romo yang terkasih,
Saya Lia dari paroki St. Matius ingin mengadakan pernikahan di Paroki St. Yakobus dengan pasangan saya, yang pecahan dari Paroki tersebut yaitu Paroki St.Andreas. Yang saya tanyakan:
1. Apakah boleh menikah di Paroki St. Yakobus dimana paroki dari pihak laki-laki maupun perempuan berbeda?
2. Sebaiknya kami mengadakan kursus perkawinan di paroki mana?
3. Berapa lama masa kursus perkawinan tersebut?
4. Apa boleh aula gereja di suatu paroki dipergunakan untuk resepsi pernikahan?
  Jawaban

Lia yang baik,

Sepanjang pengetahuan saya, Gereja St. Andreas Kim Taegon belum menjadi paroki, masih stasi.
Jika ingin mengurus perkawinan, seharusnya masih di Paroki St. Yakobus Kelapa Gading; jadi, lebih baik menghadap pastor Kelapa Gading.
Kursus perkawinan biasanya dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu, dan ini bisa dilihat jadwalnya di masing-masing Dekenat. Dengan sendirinya pertanyaan ketiga dan keempat akan dijawab di sana. 

Salam,

4 Subjek kanonik
  Pertanyaan

Saya berencana menikah tahun depan, saya Katolik sedangkan calon suami saya seorang WNA Singapura non Katolik, dan sudah mendaftar untuk KPP di paroki gereja saya di Jakarta.

Yg ingin saya tanyakan adalah: bila pihak non Katolik tidak dapat menghadirkan saksi pada saat kanonik dikarenakan lokasi yang jauh;
1. Apakah dapat hanya membawa surat pernyataan bahwa statusnya bebas dan blm pernah menikah yg ditandatangani saksi?
2. Apakah saksi dpt dihadirkan dari pihak saya dlm hal ini saudara kandung saya yg juga mengenal calon suami saya?

Demikian pertanyaan saya, jawaban dari Romo saya tunggu dalam waktu dekat.

Terima kasih.

  Jawaban

Agnes yang baik,

Menurut Aturan Perkawinan Gereja Katolik, maka harus ada saksi yang menyatakan bahwa orang tersebut belum pernah menikah.
Namun jika kondisinya seperti itu, mungkin bisa dilakukan beberapa pendekatan berikut,
1. Minta surat ke Kedutaan Besar Indonesia yang menyatakan bahwa calon yang dari Singapura itu benar-benar bebas (belum pernah menikah), atau
2. Jika Kedutaan tidak dapat mengeluarkan surat tersebut, calon yang dari Singapura itu juga bisa datang ke salah satu pastor di Singapura dan menjelaskan duduk persoalannya kepada  pastor paroki di  situ kemudian  minta surat dari pastor paroki itu.
Itu yang mungkin bisa dilakukan.

Saya menyarankan datanglah untuk berdiskusi langsung dengan salah satu dari kami (Pastor).

Salam,

5 Subjek Restu
  Pertanyaan Romo, saya mau tanya dan share sedikit.
Saya sedang menjalin hubungan dengan seorang perempuan yang saya cintai.
Kami awalnya sama2x memandang rendah diri kami masing2x. Saya berpikir dia cewek begini dan juga sama berkata kalao saya cowok begini.
Setelah berdoa kmi mendapat konfirmasi dari Tuhan yang sama kalau kami ada berpasangan. Ditengah2x kmi menjalin hubungan, ortu saya terutama (mama) gak setuju karena kami (maaf) perbedaan etnis. Padahal ortu dia sudah welcome terhadap saya. Tapi kami berusaha selalu sabar dgn berdoa dan berharap selalu pada Tuhan bahwa mama akan merestui kmi.
Dan ini berandai-andai juga suatu pertanyaan dr beberapa orang jg: Bisakah kita menikah tanpa restu dr ortu? 
  Jawaban Nathan yang baik,
Cobalah melihat jawaban kami terhadap pertanyaan nomer 7 dengan subjek: orang tua.
Salam,
6 Subjek syarat untuk menikah di saint marry
  Nama andreas
  Pertanyaan

Romo,

Saya berencana mau menikah di bulan Januari 2011.
Calon istri dari paroki Cililitan, saat ini saya sudah mendaftar KPP bulan Agustus di Paroki Robertus Cililitan, tapi nantinya saya ingin menerima sakramen pernikahan di Bintaro.
Syarat syarat pernikahan apa saja yang harus di lengkapi untuk mendaftar di Bintaro?

Trima kasih

  Jawaban

Andreas yang baik,

Memang menurut kebiasaan, pasangan Katolik menikah di tempat mempelai wanita. Itu berarti Andreas dan calonnya (Katolik) menurut kebiasaan seharusnya melakukan persiapan, kanonik dan peneguhan di Paroki Cililitan.
Tapi kalau Andreas memilih persiapan dan kanonik di Cililitan tapi diteguhkan di Bintaro juga mungkin. Tetapi pastor di Cililitan mungkin akan bertanya alasannya dan memberi saran tertentu.
Tapi Andreas juga bisa melakukan persiapan, kanonik dan peneguhan di Bintaro; untuk itu paling tidak perlu dipersiapkan:
- Surat permandian yang telah diperbarui
- Fotocopy sertifikat KPP
- Foto berdampingan berwarna ukuran 4x6 dua lembar
- Surat pengantar dari ketua lingkungan.

Demikian semoga menjadi jelas.

7 Subjek Penyelidikan Kanonik
  Pertanyaan

Dear Romo,

Apakah penyelidikan kanonik harus dilaksanakan ditempat tinggal/lingkungan calon mempelai wanita?
Berapa bulan sebelum hari pernikahan bisa dilaksanakan kanonik karena pemberkatan pernikahan diluar kota.

Thanks.

  Jawaban

Agustine yang baik,

Penyelidikan kanonik dilakukan di paroki dimana calon istri atau pihak wanita berdomisili. Bila pihak wanita bukan katolik, maka penyelidikan dilakukan di paroki tempat pihak laki-laki yg katolik.
Namun, bila ada sesuatu hal yg perlu dilakukan di tempat lain, pastor hendaknya memberi tahu pada pastor paroki dimana calon akan diselidiki.
Penyelidikan minimal dilakukan 2-3 bulan sebelum pernikahan.

Salam dari kami semua.

8 Subjek Luk 9:51-62
  Nama Chrysogonus G.Suseno
  Pertanyaan

Pastor yg terhormat.

Mohon penjelasan tentang ayat di atas karena dalam kotbah minggu 27-06-2010 tidak dijelaskan.
Penangkapan saya atas ayat tsb adalah..NO EXCUSE kalau mau mengikut Yesus.
Bahkan berpamintan kepada keluarga pun tidak di perkenankan. ....setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.
Lalu siapakah yang layak? Tolong di jelaskan.

Terima kasih & salam.

  Jawaban

Bapak Suseno yang baik,

Yang dimaksud dari seluruh perikop tersebut (Lukas 9:51-62) adalah tuntutan Yesus agar calon pengikut melepaskan diri secara radikal dari kepunyaan dan juga dari kemutlakan tuntutan keluarga, agar rapat sepenuhnya mengikuti Yesus, dalam tugas yang mendesak, untuk menegakkan Kerajaan Allah.
Menjadi pengikut Kristus bukanlah tugas sampingan.
Komitmen terhadap Yesus dan Kerajaan Allah menuntut seseorang agar dapat mengatur kembali segala kewajibannya.

Semoga sekarang menjadi jelas. Salam dari kami.

9 Subjek Komuni
  Pertanyaan

Romo yang baik.

Pada saat sebelum komuni doa: 'Ya Tuhan saya tidak pantas Engkau datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh'.
Pertanyaan saya adalah mengapa orang berdosa berat tidak boleh menyambut komuni?
Saya pikir dengan doa diatas Tuhan mau anak2 Nya datang kepada Dia untuk disembuhkan dan dikuatkan.
Mohon penjelasannya.

Tks n God Bless You All.

  Jawaban

Angela yang baik,

Tentu ketika kita melukai hati seseorang maka diperlukan langkah pendamaian.
Kalau luka itu amat besar, tentu diperlukan langkah-langkah besar. Langkah itu misalnya mengajak orang itu berbicara empat mata di tempat yang sudah ditentukan. Di situ benar-benar ia dapat berjabat tangan atau berpelukan sebagai tanda damai.

Dosa berat telah memisahkan kita dengan Kristus.
Maka yang berdosa berat, sebelum merayakan Ekaristi harus mengakukan dosanya dulu. Yang berdosa berat tidak serta merta didamaikan dengan mengatakan, "Ya Tuhan saya tidak pantas Tuhan datang pada saya." Jawaban saya ini merujuk ke KHK No. 916 dan 960 yang berbunyi: 'Yang sadar berdosa berat, tanpa sambut sakramen pengakuan sebelumnya, jangan merayakan Misa atau menyambut Tubuh Tuhan, kecuali jika ada alasan berat serta tiada kesempatan mengaku'; (KHK 916) 'Pengakuan pribadi dan utuh serta absolusi merupakan cara biasa satu-satunya, dengan mana orang beriman yang sadar akan dosa beratnya diperdamaikan kembali dengan Allah dan Gereja; Hanya ketidakmungkinan fisik atau moril saja membebaskan dari pengakuan semacam itu, dalam hal mana rekonsiliasi dapat diperoleh juga dengan cara-cara lain.' (KHK 960)

Terimakasih semoga membantu.

10 Subjek tanya
  Pertanyaan

Selamat siang,
Saya dulu warga gereja St.Matius Penginjil. Tahun 1999 saya pindah ke Batam.
Saya ingin minta alamat Pastor Nico Sx .Yang sekarang sdh pindah ke Itali ...
Trimakasih.

  Jawaban

Ibu Lucia yang terkasih,
Berita gembira untuk anda, karena Pastor Nico yang pindah ke Itali, sudah pindah lagi ke Bintaro.
Silahkan hubungi pastoran di +62 (21) 735-8123.

11 Subjek kutipan paulus
  Nama ario
  Pertanyaan

Romo Bruno yang baik,

Saya tertarik pada khotbah Romo pada hari Minggu (16/5) di Sta Maria Regina, perihal hari komunikasi sedunia--khususnya mengenai kutipan St Paulus (\'kita sedang diawasi dunia\') yang tak sempat saya simak dengan baik bahasa latinnya. Saya sudah coba cari ke sana kemari kutipan itu, tetapi belum menemukannya. Apabila Romo berkenan, bolehkah saya tahu kutipan tersebut?

Terima kasih dan salam.

  Jawaban 1 Kor 4:9  Spectaculum facti sumus mundo
12 Subjek Orang Tua
  Pertanyaan

Dear Romo,

Romo apakah boleh saya menikah dan merencanakan keluarga kudus tanpa restu orang tua?Bagaimana menyikapi tekanan orang tua yang menahan seluruh tabungan dan surat2 penting saya. Romo, bagaimana pula memberi pengertian pada orang tua agar tidak memaksakan kehendaknya.

Terima kasih Romo.

  Jawaban

Sandra yang baik,

Problem restu orang tua untuk perkawinan sering memusingkan.

Prinsip adalah bahwa manusia punya dua hak asasi yang tidak boleh dilanggar oleh siapa pun. Yang pertama bahwa manusia ada hak untuk nikah, prinsip yang ke dua adalah bahwa manusia ada hak untuk nikah dengan siapa dia mau dan ingin, tentu saja dengan orang yang lawan jenis.
Nah perintah Tuhan Hormatilah orang tua, tidak berarti bahwa anak harus selalu tunduk kepada orang tuanya; kalau dia dewasa dan paham perkawinan dan sudah memutuskan mau nikah dan dengan orang yang dia pilih, anak itu tidak wajib lagi taat kepada orang tuanya sebab mereka sedang melanggar haknya yangg paling dasar.
Kalau mereka menghalangi dengan mempertahankan surat-surat anak yang penting, mereka sedang berdosa. Tentu perlu menikah dengan mengusahakan restu dari orang tua, tapi kalau mereka tidak mau, ya...nikah saja.

Jelaskan kepada orang tua apa yang saya tulis di rubrik ini.
Coba bicara dengan kepala paroki. P.Laurenzi tetapi bersama orang tua.

Salam,

13 Subjek Yth. Romo Bruno
  Pertanyaan

Salam damai.

Yang terhormat Romo Bruno,

Sebelumnya saya sangat Berterima kasih kepada Romo, tanggal 3 mei lalu saya telah melaksanakan Pengakuan Dosa kepada Romo.
Saya merasa sangat tenang dan lebih baik, tapi romo apakah sebenarnya yang harus saya lakukan agar saya tidak merasakan kehampaan lagi dan mematikan hati saya lagi, di tambah lagi saya kebetulan bertinggal di daerah yang berlingkungan keras.

Mohon bimbingannya Romo, Terima Kasih.

  Jawaban

Saudara Davis yang baik:

Kehampaan rohani dikarenakan oleh beraneka ragam faktor, sering oleh kecuekan yang rutin/biasa terhadap hal-hal rohani. Kadang bisa saja suatu pencobaan yang bukan dari Tuhan atau setan.
Yang penting dalam keadaan kehampaan rohani itu tetap berpegang sama Tuhan dan tetap berdoa.

Buka dengan doa tertentu, yang tertulis, tapi secara spontan, dari hati-ke-hati kepada Tuhan dan sering, sebaiknya pada permulaan tiap kegiatan bagaimana pun sederhana kegiatan itu.
Tidak perlu doa panjang tapi sangat pendek dan sering.
Praktek rohani ini berarti menciptakan suasana di mana kita secara tetap di hadapan Tuhan yang kita kontak dalam hati.
Ini disebut  oratio continua .... doa non-stop dan sangat dianjurkan oleh St. Agustinus.

Bacaan Injil atau surat-surat Paulus, Kisah Para Rasul dengan permenungan atas bacaan itu sangat membantu untuk melestarikan hidup rohani dan mematikan kehampaan rohani.
Baca-refleksikan-terapkan!!!!

Doa dan bacaan melembutkan hati dan saudara Davis akan menjadi contoh yang baik, kesaksian hidup, dan bagaiman pun keras tetangga Davis, akhirnya mereka akan mengakui dan kembali kepada Tuhan, tanpa Davis harus menggurui mereka.

Selamat berjuang.
Rm Bruno

14 Subjek Katekumen
  Pertanyaan

Dear Romo Bruno,

Romo, saya tertarik untuk mengikuti katekumen dg Romo.

Saat ini saya adalah seorang Muslim. Saya dpt info dari teman untuk mengikuti katekumen di paroki St. Matius dg Romo. Mohon infonya Romo syarat-syarat apa saja yg diperlukan dan info ttg jadwal katekumennya.

Salam,

Anti

  Jawaban

Anti yang baik,

Kursus Katekumenat Dewasa di Gereja Santo Matius Bintaro akan dimulai hari Minggu, 16 Mei yang akan datang jam 16:30 di Gedung Paroki.

Datanglah ke Pastoran untuk mendaftarkan diri dan bertemu dengan salah satu dari kami, ada Pastor Laurenzi, Pastor Yus, Pastor Petrus dan Pastor Nico. Saya akan mulai cuti pada akhir Mei dan akan kembali ke Indonesia pada akhir bulan Agustus.

Salam.

Rm Bruno Orru`, S.X

15 Subjek Pernikahan
  Pertanyaan

Yth. Romo,

Apakah bisa jika saya dinikahkan oleh pastor dari luar paroki atau luar negeri (tapi tetap bertempat di gereja Matius)? Apakah pernikahan saya nantinya akan diakui sah oleh gereja Katholik?

Terima kasih sebelumnya. Tuhan berkati.

  Jawaban

Dita yang baik,

Bisa dan boleh. Pernikahan itu akan sah di seluruh Gereja Katolik, karena izin dan kuasa menikahkan di Gereja Santo Matius diberikan oleh Pastor setempat. Harap berkoordinasi dengan kami untuk detailnya.

Salam dari kami semua.

16 Subjek PPA
  Nama Anindya
  Pertanyaan Dear Romo - romo yang baik.
Saya mau bertanya soal PPA. Adakah Romo yang khusus bertanggung jawab dengan perkembangan PPA di St.Matius ini?
Saya perhatikan setiap selesai Komuni Pertama, anak2 tsb sdh di arahkan menjadi PPA meskipun pd akhirnya, tidak semua anak2 KomPer jg menjadi PPA. Setelah kursus singkat PPA, apakah tidak lebih anak2 tsb setiap bulannya di kumpulkan sekedar refreshing seperti pertemuan bulanan Prodiakon?
Karena kalau saya lihat di setiap Misa, tidak semua PPA mempunyai manner dan tingkat kerapihan yang baik. Mengingat mrk di atas altar dlm kapasitas melayani, alangkah baiknya sblm melayani, ada panduan/arahan sehingga terlihat siap ketika di altar. Meskipun sdh menggunakan seragam, PPA tsb masih terlihat tidak rapih karena ada yg jubahnya panjang, ada yg pendek. Sementara yg cewenya, ada yg dikuncir rapih, ada yg dilepas tdk rapih....agak berbeda dgn yang saya liat dgn PPA u/ misa harian.
Apakah Pembina PPA notice akan hal tsb romo?
Segitu saja, maaf kepanjangan. Saya senang melihat semangat anak2 PPA dan berharap mrk terus semangat melayani.
  Jawaban Bapak Anindya yang baik,

Saya diberi tanggungjawab sebagai Moderator.
Sy juga berharap demikian, yaitu perlunya pembinaan PPA. Tugas saya lebih kepada pembinaan dalam arti membantu anak-anak PPA agar lebih memahami arti tugas pelayanan dan berupaya membantu pengembangan iman mereka. Namun dengan segala kerendahan hati, saya tak mampu untuk menangani hal-hal teknis, seperti latihan dan kerapihan. Saya juga memahami bahwa beberapa bapak yang diberi tugas khusus untuk mendampingi mempunyai kesibukan dan keterbatasan untuk hal itu.
Memang diperlukan beberapa orang yang secara suka rela membantu untuk memperhatikan teknis. Tetapi harus kita ingat bahwa jangan sampai hal-hal teknis (mis. kerapihan) semacam itu lebih diperhatikan daripada bantuan kita untuk memacu semangat mereka dalam bertugas.
Bantuan yang diharapkan dari para orangtua lebih tertuju kepada dorongan semangat dan juga membantu persiapan batin mereka. Hal yang perlu juga agar orangtua membantu anak-anaknya agar berpenampilan rapi (bukan mewah) dalam tugas pelayanan di sekitar altar.

Salam dari kami semua.
17 Subjek Sekolah Minggu
  Pertanyaan Sekolah minggu untuk usia 1 th 8 bln apakah kita bisa ikutan?
  Jawaban Ibu Regina yang baik, Kami senang mendengar semangat ibu yang sudah ingin membawa anaknya untuk mendengarkan firman Tuhan di usianya yang masih muda. Mungkin belum ada kegiatan interaktif yang cocok dengan putera/puteri ibu dikarenakan usianya yang masih terlalu muda. Tetapi silahkan datang saja, untuk membiasakan putera/puteri ibu dengan suasana ibadat dan berkumpul bersama teman-teman lainnya untuk sosialisasi. Silahkan ibu menghubungi koordinator Bina Iman Anak di Lingkungan/Wilayah ibu tinggal atau di Paroki kita. Salam dari kami semua.
18 Subjek Konsultasi
  Pertanyaan Bisakah kita berkonsultasi / seperti lebih ke curhat mengenai diri sendiri dan keluarga?
Karena saya sedang bingung.
  Jawaban Ibu Regina yang baik,

Tentu saja kami bersedia untuk menerima ibu dan kita nanti bersama mencari jalan keluarnya.
Tidak hanya itu saja, di Paroki kita, juga ada Seksi Kerasulan Keluarga yang saat ini diketuai oleh ibu Maria Purwandari, dengan tim konseling keluarga-nya. Jika ibu membutuhkan bantuan, mereka juga bisa membantu, silahkan untuk menghubungi ibu Maria Purwandari, ibu Catherine, ibu Meaty atau ibu Riza. Nomer mereka ada di Sekretariat paroki.

Salam dari kami semua.
19 Subjek syarat pernikahan
  Pertanyaan Pastor,
Apa syaratnya pernikahan beda agama?
Untuk keterangannya saya tinggal di Bintaro di Wilayah XIII, Santa Fransiska. Saya tinggal di sini kost,dan asal saya dari Cirebon, orang tua masih ada. Pacar saya beragama konghuchu, tinggal di Jakarta Kota daerah Pejagalan.
Apa saja syarat2 yang harus dipenuhi?
Terima kasih,mohon bantuannya.
  Jawaban Bapak Vincentius yang baik,

Syarat-syarat untuk perkawinan beda agama hampir sama dengan perkawinan antara dua orang Katolik:
1. Ikut Kursus Persiapan perkawinan (KPP)
2. Surat pengantar dari Ketua Lingkungan dimana tinggal.
3. Menghadap pastor untuk Penyelidikan Kanonik dengan membawa:
    a) Surat Permandian yang terbaru, yang harus diminta kepada paroki di mana dipermandikan.
    b) Dua foto bersama (membahu) ukuran 4X6
    c) Dua saksi untuk calon yang bukan Katolik yang akan naik sumpah bahwa mengenal orang yang bersangkutan dan bahwa dia belum pernah nikah.
    d) Janji dari pihak Katolik bahwa dia akan tetap Katolik dan anak-anak akan dibesarkan Katolik.
    e) Surat pengantar dari Ketua Lingkungan di mana kost/tinggal.
    f) Dispensasi dari Uskup (akan diurus oleh Pastor)

Semoga jawaban ini dapat membantu bapak Vincentius dalam mempersiapkan segalanya.
Jika ingin berdiskusi lebih lanjut, silahkan datang ke Pastoran.


Salam dari kami semua.
20 Subjek KPP.
  Pertanyaan Selamat Sore...
Saya kebetulan pendatang baru di Bintaro dan saya sering Misa di Gereja Sta. Maria Regina.
Asal saya dari Paroki Maria Immaculata, Soroako - Malili, Sulawesi Selatan.
Saya mau tanya:
Kapan ada Kursus Persiapan Perkawinan (KPP)?
Siapa saja yang boleh ikut Penyelidikan Kanonik?
Terima Kasih & Tuhan Memberkati.
  Jawaban Bapak Joe Dammen yang baik,

Selamat datang di Bintaro, semoga anda juga bisa aktif di komunitas basis di Bintaro seperti juga sewaktu anda di Sulawesi Selatan.

Kursus Persiapan Perkawinan (KPP) diadakan pada akhir bulan Februari, Juni dan Oktober. Tanggal yang tepat (hari Sabtu dan Minggu) selalu diumumkan di Warta Matius.
 
Pada prakteknya Penyelidikan Kanonik dibuat setelah mengikuti KPP.
Penyelidikan Kanonik dijalankan setiap:
Hari Senin (P.Laurenzi) jam 15:30;
Hari Rabu (P.Bruno) jam 16:00 - 18:00;
Hari Kamis (P. Petrus) jam 16:00 - 18:00;
Hari Jumat (P. Yus Noron) jam 16:30 - 18:00.

Sekali lagi selamat datang, kami menunggu partisipasi aktif pak Joe Dammen di Lingkungan.

Salam dari kami semua.

21 Subjek pengakuan dosa
  Pertanyaan

Romo yang terhormat,

Romo saya lulusan katekumen kira2 3 tahun lalu, tapi sampai saat ini saya belum pernah melakukan sakramen tobat tolong dibantu prosesinya mulai dari masuk ruangan sampai dengan kita mengakui dosa kita. Mohon bantuannya dan terima kasih.

Salam,

Yuyun

  Jawaban

Yuyun yang baik,

Setelah masuk ruang pengakuan:
1.Berlutut di depan pastor, kemudian membuat tanda salib.
2. Mengatakan "Bapa berkatilah saya agar saya dapat mengaku dengan dosa dengan baik.
Pengakuan saya yang terakhir adalah......yang lalu.
Dosa saya adalah.......
Saya menyesal dan mohon ampun atas dosa-dosa saya, dan saya mohon penitensi yang berguna bagi saya.
3. Mendengarkan apa yang dikatakan pastor dalam kamar pengakuan dengan baik dan melakukan apa yang dipesankan kepadamu sebagai tanda pertobatan.
4. Biasanya disuruh mengungkapkan penyesalan sekali lagi dengan doa tobat. Doa ini telah di sediakan di ruang pengakuan.Doakan/ bacakan doa itu.
5. Pastor memberi berkat
6. Kamu berterimakasih dan keluar dari kamar pengakuan.

Inilah Yun secara singkat jawaban saya atas pertanyaanmu diatas.

Tapi saya mendorong kamu mempelajari apa yang seharusnya dilakukan sebelum masuk ruang pengakuan dan sesudah masuk ruang pengakuan supaya kamu benar mengerti betapa dalam dan kayanya sakramen ini.


Salam dari kami,

22 Subjek Pertunangan
  Pertanyaan Romo Bruno yang baik,
Saya mau bertanya, apakah dalam acara pertunangan diperbolehkan untuk diadakan perayaan ekaristi?
  Jawaban

Pak Ook yang baik,

Secara umum tidak ada keberatan.

Problem terletak pada inflasi nilai Ekaristi, dalam arti bahwa misa terlalu sering diminta untuk aneka ragam situasi dan event. Penghayatan akan Ekaristi menjadi berkurang.

Setiap paroki punya pedoman-pedoman tersendiri dalam menghadapi permintaan untuk melaksanakan Ekaristi khusus, dan itu tergantung dari kasusnya.

Di Paroki Santo Matius Penginjil tidak biasa diadakan misa untuk pertunangan, akan tetapi diadakan Ibadat Sabda, walaupun untuk acara pertunangan alangkah baiknya kalau dipersembahkan misa kudus.

Untuk informasi lebih lanjut bisa kontak langsung Kepala Paroki pastor Silvano Laurenzi.

Salam,

23 Subjek Gereja SMR
  Pertanyaan Mengapa Gereja SMR yg sdh diresmikan Uskup belum dapat ditingkatkan status nya menjadi paroki???

Tks n Gbu all
  Jawaban Ibu Angela yang baik,

Gedung Gereja Santa Maria Regina sudah diresmikan oleh Bapa Uskup, tetapi peresmian itu tidak serta merta secara otomatis menjadikannya Paroki setelah melewati kurun waktu tertentu.
Stasi adalah bagian dari paroki, yang karena situasi dan pertimbangan  yang khusus, misalnya jumlah umat atau jarak dari pusat paroki, memerlukan pengaturan reksa pastoral yang juga khusus. Pembentukan stasi tidak selalu dimaksudkan sebagai persiapan membentuk paroki, namun pengembangan/pemecahan suatu paroki menjadi dua paroki atau lebih dapat diproses melalui tahap stasi terlebih dahulu. Pembentukan stasi diputuskan oleh Dewan Paroki, setelah mendapatkan persetujuan Uskup. Sedangkan pembentukan atau peningkatan status dari stasi menjadi Paroki sepenuhnya berdasarkan pertimbangan dan keputusan Uskup.

Salam dari kami semua.
24 Subjek Validitas Penginputan Data KK
  Pertanyaan Romo,

Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh tim kerja sekretariat Matius yang memang sudah susah payah mengurus berbagai hal administrasi Gereja.
Nampaknya, kami mendapatkan isian KK computerized yang tidak sesuai dengan isian form KK dari Lingkungan (data tempat lahir, tanggal lahir, baptis dll).
Untuk merevisi hal itu artinya butuh waktu untuk bolak-balik merevisi.

Ada 2 usulan untuk menghindari hal tsb:
1. Print out hasil penginputan data KK (sebelum ditandatangani pastor) dibandingkan dengan data / form KK dari lingkungan. Seyogyanya dilakukan oleh 2 orang yang berbeda.
Jika ada temuan perbedaan maka dikoreksi mengacu pada form lingkungan. Jika sudah sama baru ditandatangani pastor.
2. Apakah ada software bantu yang menjadi standard Matius yang dapat kami akses/download dari web ini (www.parokimatius.org)?
Barangkali cara ini akan mempercepat proses dan validasi akan lebih teruji. Pertama di level lingkungan, dan kedua di level sekretariat Matius. Tentunya saat penyerahan softcopy hasil inputan, lingkungan tetap wajib menyertakan form isian KK.

Dengan cara ini tujuan untuk meniadakan kesalahan input data warga Matius dapat tercapai. Mohon dapat dipertimbangkan untuk realisasinya.

Salam hangat.
  Jawaban Pak Hariawan yang baik,

Terima kasih atas perhatiannya yang besar atas masalah Kartu Keluarga di Paroki kita.

Saat ini pak R. Karolus, Sekretaris Dewan Paroki bersama teman lainnya sedang bekerja keras menyempurnakan proses, prosedur dan juga software-nya.
Mari kita dukung dan tunggu hasil pekerjaan mereka.

Salam dari kami semua.
25 Subjek doa taize
  Pertanyaan

Romo,

Apakah ada kemungkinan di paroki kita mengadakan doa Taize secara priodik?

Terimakasih sebelumnya

  Jawaban

Ibu Popi yang baik,

Kami senang dengan devosi ibu.

Saat ini di paroki kita belum mengadakan acara tersebut secara periodik, kami terbuka jika ibu ingin menggunakan salah satu ruangan di aula untuk berdoa Taize. Silahkan ibu menghubungi salah satu pastor paroki untuk pembinaannya.

Salam,

26 Subjek Fisik gereja St Maria Regina
  Nama Harso Isworo
  Pertanyaan Pastor Silvano Yth,

Saya selalu mengikuti misa di gereja St Maria Regina semenjak gereja itu beroperasi.
Ada dua hal yang menjadi perhatian saya mengenai fisik dari gereja tsb. Mungkin juga pastor punya pemikiran yang sama dengan saya.

1. Desain gereja yang tanpa ventilasi mengakibatkan udara panas di dekat plafon tidak bisa keluar. Akibatnya ruangan terasa gerah dan lembab karena kapasitas AC terlalu kecil.
Akan lebih sehat dan sejuk bila ada lubang ventilasi di dekat plafon. Udara dingin dari AC tetap tidak akan bocor karena sifat udara dingin yang lebih berat akan berada di bawah, sedangkan udara panas akan naik ke atas dan terbuang melalui ventilasi.
Saya yakin penambahan ventilasi akan menambah sehat dan sejuk gereja tanpa perlu penambahan daya AC.

2. Patung Yesus sepertinya salah pose.
Pose Yesus menyatakan "I surrender" dengan tangan terangkat tinggi ke atas.
Seharusnya tangan tidak terangkat terlalu tinggi sehingga posenya menyatakan "May God bless you".

Mohon maaf apabila kurang berkenan. Saya hanya ingin memberikan sumbangsih pemikiran saya untuk kemajuan paroki dan stasi kita tercinta.

Best Regards,
Harso Isworo
  Jawaban

Bapak Harso yang baik,


1. AC dan Ventilasi

Gedung gereja sebenarnya telah dirancang dengan menggunakan AC sentral menggunakan chiller, kapasitas kebutuhan chiller juga telah dihitung dengan baik.

Namun saat ini, dengan mempertimbangkan biaya, kapasitas chiller dan genset baru dipasang setengah dari yang dibutuhkan. Mudah-mudahan setelah kewajiban pembayaran tanah diselesaikan, pengadaan AC (chiller dan genset) untuk memenuhi kapasitas sebagaimana yang dirancang bisa diprioritaskan.

Untuk ventilasi, sebenarnya ada jendela samping di atas yang bisa dibuka, yang pada hari raya Pekan Suci dan Natal, dimana umat sangat padat jendela tersebut dibuka. Pada hari Sabtu/Minggu biasa, jendela tesebut hanya dibuka pada area balkon.


2. Patung Yesus.

Tiap orang mempunyai pandangan yang berbeda-beda bisa dipahami.

Tata gerak orang yang menyerah (surrender, menurut pandangan pak Hario), sebagaimana di film2, tangan terangkat lurus/tegak dan badan tegak. Sementara patung Yesus bila diperhatikan dari samping (bisa dilihat dari sisi bangku koor), badan dan tangan membungkuk ke depan sebagaimana sedang memberi berkat.

Saya percaya, bila kita melihatnya dari sisi positif dan hati yg bersih, penampilan patung Yesus dalam posisi apapun akan terlihat sakral & menentramkan hati.

 

Terima kasih atas perhatiannya yang besar untuk kemajuan Gereja kita. Kami tunggu masukkan lainnya. Teriring salam dari kami.

27 Subjek baptis
  Pertanyaan Romo Bruno,
kalo mau minta private belajar agama oleh Romo dalam rangka mau baptis untuk Wiwied, apakah bisa?
  Jawaban
Yanthi yang baik:
Bailah Yanthi kontak saya via tekepon dan nanti kita lihat bersama.
Selamat Tahun baru dalam Tuhan.
Rm Bruno.
28 Subjek Ke Gereja
  Pertanyaan Pastor,
Saya mau tanya sampai batas mana kalau datang terlambat mengikuti misa kudus hari Minggu.
  Jawaban

Pak Priyanto yang baik,

Katekismus Gereja Katolik #1167

Benarlah bahwa hari Minggu adalah hari, di mana umat beriman berkumpul untuk perayaan liturgi, "untuk mendengarkan Sabda Allah dan ikut serta dalam perayaan Ekaristi, dan dengan demikian mengenangkan sengsara, kebangkitan dan kemuliaan Tuhan Yesus, serta mengucap syukur kepada Allah, yang melahirkan mereka kembali ke dalam pengharapan yang hidup berkat kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati" (SC 106)

Secara sederhana Misa hari Minggu dapat dipisah-pisah menjadi 5 bagian: Liturgi pembuka, Liturgi Sabda, Liturgi Persembahan, Liturgi Ekaristi, dan Liturgi Penutup.

Banyak memang, tetapi itu semua adalah satu kesatuan yang utuh yang tidak bisa dipisah-pisahkan, semuanya sama pentingnya. Tidak ada satu yang lebih penting dari yang lain, semua saling berkaitan, saling berhubungan, saling mendukung (bdk PUMR 28 dan PUMR 72)

Kembali ke pertanyaan pak Priyanto, sebatas mana kita boleh datang terlambat, maka itu dikembalikan kepada kita masing-masing.

Seberapa besar semangat kerinduan dalam hati kita masing-masing untuk berjumpa dengan Yesus yang sungguh HADIR dalam perjamuan Tuhan? "Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku."  (bdk Matius 26:26)

Maka hal ini akan menjadi pendorong kita untuk berusaha mempersiapkan diri dengan datang lebih awal, melakukan persiapan batin, mungkin ingin melakukan rekonsiliasi dengan Allah (Pastor bersedia menerima 1 jam sebelum misa) dan kemudian bersama dengan saudara-saudara yang lain bersama mengikuti perjamuan Tuhan dan bertemu dengan Yesus.

Salam dalam kasih Kristus.

29 Subjek Yoh 9:39 dan Yoh 12:47
  Pertanyaan
Dear Pastor,
Kenapa dalam ayat tsb kalimatnya bertentangan?
Mohon penjelasan.
Terima kasih & salam
Seno
  Jawaban

Pak ch.suseno,adrianus yang baik,

Kami bersyukur bahwa bapak mempunyai minat yang mendalam dalam membaca Kitab Suci dan memperhatikan bagian demi bagian dari Kitab Suci tersebut.

Pertanyaan bapak menarik sekali, mengenai kalimat yang bertentangan dalam Yoh 9:39 dan Yoh 12:47.
Yoh 9:39 Kata Yesus: "Aku datang ke dalam dunia untuk menghakimi, supaya barangsiapa yang tidak melihat, dapat melihat, dan supaya barangsiapa yang dapat melihat, menjadi buta."
Yoh 12:47 Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya.

Dalam Dei Verbum, yaitu Konstitusi Dogmatis Tentang Wahyu Ilahi, salah satu dokumen dari Konsili Vatikan kedua, kita umat Katolik diajarkan bahwa hal pertama yang harus kita imani adalah Kitab Suci mengajarkan kebenaran dan semua itu disampaikan demi keselamatan kita.

Oleh sebab itu, karena segala sesuatu, yang dinyatakan oleh para pengarang yang ilhami atau hagiograf (penulis suci), harus dipandang sebagai pernyataan Roh Kudus, maka harus diakui, bahwa buku-buku Alkitab mengajarkan dengan teguh dan setia serta tanpa kekeliruan kebenaran, yang oleh Allah dikehendaki supaya dicantumkan dalam kitab-kitab suci demi keselamatan kita. Oleh karena itu “seluruh Alkitab diilhami oleh Allah dan berguna untuk mengajar, meyakinkan, menegur dan mendidik dalam kebenaran: supaya manusia (hamba) Allah menjadi sempurna, siap sedia bagi segala pekerjaan yang baik” (2Tim3:16-17) - DV #11


Konstitusi Dogmatis itu juga mengajarkan kita agar dalam membaca dan menafsirkan Kitab Suci, hendaklah kita memohon pertolongan Roh Kudus dan harus membaca Kitab Suci tersebut secara keseluruhan, setidaknya kita membaca satu bab sebelumnya dan satu bab sesudahnya, janganlah ayat per ayat.

Adapun karena Allah dalam Kitab suci bersabda melalui manusia secara manusia, maka untuk menangkap apa yang oleh Allah akan disampaikan kepada kita penafsir Kitab suci harus menyelidiki dengan cermat, apa yang sebenarnya mau disampaikan oleh para penulis suci, dan apa yang mau ditampakkan oleh Allah dengan kata-kata mereka. ........................ Akan tetapi Kitab suci ditulis dalam Roh Kudus dan harus dibaca dan ditafsirkan Roh itu juga. Maka untuk menggali dengan tepat arti nas-nas suci, perhatian yang sama besarnya harus diberikan kepada isi dan kesatuan seluruh Alkitab, dengan mengindahkan Tradisi hidup seluruh Gereja serta analogi iman. - DV #12.

Kedua ayat tadi datang dari dua Bab berbeda dengan pesan-pesan yang berbeda.
Bab 9 mengenai orang yang buta sejak lahirnya dan Bab 12 mengenai Firman Yesus. Konteks kedua ayat ini berbeda, jadi tidaklah tepat untuk mempertentangkannya.

KS juga bukan kitab sejarah melulu, melainkan kumpulan yang sudah disusun kembali dengan memperhatikan kontekstual sehingga teks yang satu tidak selalu bersambungan dengan teks yang lain.

Bunda Gereja yang kudus dimasa lampau mempertahankan dan tetap setia berpegang teguh pada pandangan, bahwa keempat Injil tersebut, yang sifat historisnya diakui tanpa ragu-ragu, ....... Sesudah kenaikan Tuhan para Rasul meneruskan kepada para pendengar mereka apa yang dikatakan dan dijalankan oleh Yesus sendiri, dengan pengertian yang lebih penuh, yang mereka peroleh karena di didik oleh peristiwa-peristiwa mulia Kristus dan oleh terang Roh kebenaran. ....... Sebab mereka menulis, entah berdasarkan ingatan dan kenangan mereka sendiri, entah berdasarkan kesaksian mereka “yang dari semula menjadi saksi mata dan pelayan sabda”, dengan maksud supaya kita mengenal “kebenaran” kata-kata yang diajarkan kepada kita (lih. Luk1:2-4). –DV #19


Setiap hari Sabtu minggu kedua dan keempat, Seksi Kerasulan Kitab Suci mengadakan Ngobrol Santai Baca Kitab Suci, kami mengundang bapak untuk hadir dalam acara tersebut untuk dapat membaca Kitab Suci bersama. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Pastor Yus Noron, dimana selain membahas Bacaan Minggu, akan juga dibahas topik-topik aktual lainnya. Pertemuan untuk bulan Januari ini akan diadakan tanggal 23, semoga bapak bisa hadir.

Salam dari kami para Pastor.

30 Subjek bertanya
  Nama Valerianus Kopong Tupen
  Pertanyaan Ada beberapa pertanyaan yang saya ajukan: 1. Tolong tuliskan secara singkat sejarah berdirinya paroki Matias-Bintaro 2. Berapa jumlah imam dan suster yang melayani umat? 3. Berapa jumlah umat sampai dengan saat ini? Terima kasih atas perhatian Romo. Salam, Valery Kopong
  Jawaban

Bapak Valerianus yang terkasih,

Kami sedang dalam proses memindahkan sejarah berdirinya Paroki Santo MatiUs Bintaro dari bentuk buku ke dalam halaman website. Dalam beberapa waktu lagi proses akan selesai dan pak Valerianus dapat kembali mengunjungi website ini dan membacanya.

Mengenai jumlah imam, saat ini ada 4 orang, dapat dilihat pada bagian 'Pastor Paroki' http://www.parokimatius.org/index.php?matius=matius_pastor.

Umat paroki saat ini berjumlah lebih dari 13 ribu.

Semoga informasi ini berguna untuk bapak.

Salam dari kami semua di Bintaro.

31 Subjek Sakramen Krisma
  Pertanyaan Saya ingin bertanya, bgm seluk beluk tentang Krisma? Apakah di wajibkan untuk mengikuti Krisma bagi umat Katholik? Apa keuntungan dari Sakramen Krisma ini?
  Jawaban

Bapak/Ibu Derda yang terkasih,

Kami sudah mencoba menjelaskan secara singkat tentang Sakramen Krisma tersebut (lihat pertanyaan #2) . Jika masih ada yang belum jelas, silahkan menuliskan email kembali bagian mana yang kurang jelas dan kami akan membantu menjelaskan lebih rinci.

Salam dari kami semua,

32 Subjek konsultasi pernikahan
  Pertanyaan Pastor Paroki yth, Saya ingin berkonsultasi masalah pernikahan. Apakah ada jadwal khusus yg disediakan? Atau saya harus membuat janji terlebih dahulu? Atau saya dapat langsung datang ke pastoran? Terima kasih atas perhatiannya.
  Jawaban

Bapak Eric yang baik,

Jika yang bapak Eric maksudkan dengan konsultasi adalah berdiskusi, bertukar pikiran, maka silahkan datang ke Pastoran, nanti salah seorang dari kami bisa membantu anda.

Namun jika yang dimaksud pak Eric adalah penyelidikan kanonik, silahkan melihat jadwal masing-masing Pastor yang terdapat di Warta Matius.

Salam,

33 Subjek tentang krisma
  Pertanyaan selamat malam pastor saya umat katolik yang tinggal di daeraah pondok aren - villa bintaro rengency, mungkin wil. 19 sayaa ingin menanyakan tentang krisma pastor..saya belum mengikuti sakramen krisma,,saya harus bagaimana yaa pastor??mohon petunjuk dan bimbingannya pastor..terima kasiih banyak pastor..TUHAN memberkatii
  Jawaban
Bapak yang terkasih,
 
Terima kasih untuk pertanyaannya. Senang sekali mendengarnya karena bapak memiliki kerinduan untuk Krisma. Kerinduan yang bapak miliki ini adalah kerinduan kepada Roh Kudus. Jangan dimatikan semangat itu pak.
 
Bapak tentunya ingat bahwa ada 7 Sakramen di Gereja Katolik, 2 diantaranya termasuk dalam kategori Sakramen Inisiasi. Kedua Sakramen itu adalah: Sakramen Baptis dan Sakramen Krisma. Beberapa orang menggolongkan Sakramen Ekaristi ke dalam Inisiasi, tetapi yang dimaksudkan adalah 'komuni pertama'.
 
Peralihan dari masa kanak-kanak ke kedewasaan bagi banyak budaya merupakan hal penting. Kedewasaan bukan hanya secara fisik, namun juga keseluruhan diri. Demikian juga dalam hal iman. Sakramen Krisma merupakan tanda kedewasaan iman seseorangPenerimaan sakramen Krisma melengkapi rahmat pembaptisan, dan menyempurnakan inisiasi.
 
Melalui sakramen Krisma, seseorang diikat secara kebih kuat dan sempurna dengan Gereja serta diperkaya dengan daya kekuatan Roh Kudus. Konsekuensi dari sakramen Krisma adalah tanggung jawab iman dan semakin wajib untuk menyebarluaskan dan membela iman sebagai saksi Kristus.
 
Sakramen Krisma disebut juga sebagai sakramen penguatan. Krisma sendiri berarti pengurapan. Pengurapan ini menjelaskan nama Kristen yang berarti ‘yang terurapi’ yang dapat kita lihat kesempurnaannya pada diri Yesus Kristus, yang diurapi Allah dengan Roh Kudus-Nyayaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia’ (Kis 10:38).
 
Jadi Krisma bagi kita adalah pengurapan yang menjadikan kita seperti Kristus, dengan menerima pengurapan Roh Kudus yang sama seperti yang diterima oleh Kristus.
 
Yesus menjanjikan karunia Roh Kudus yang disebut-Nya sebagai Penolong dan Roh Kebenaran yang akan menyertai para murid-Nya sampai selama-lamanya (lih. Yoh 14:16). Jadi, Kristus -lah yang meng-institusikan sakramen ini, bukan dengan memberikannya secara langsung, tetapi dengan menjanjikannya.
 
Para Rasul menerima pemenuhan janji rahmat Penguatan dari Roh Kudus tersebut pada hari Pentakosta. Setelah dipenuhi oleh Roh Kudus, para murid menjadi berani untuk mewartakan “perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah” (Kis 2:11)
 
Saran saya kepada bapak adalah datang ke pastoran, nanti bisa kami bantu untuk pendaftaran Krisma.
 
Kami Pastor menantikan kedatangan bapak dan ingin melihat bapak bisa ikut dalam menerima Sakramen Krisma bersama bapak Uskup segera.
 
Salam dari kami semua.
34 Subjek Katekumen
  Nama Margareta
  Pertanyaan

Kepada Yth: Pastor Lawrensi di Tempat

Saya mau tanya, apakah saya bisa melanjutkan kembali sekolah minggu (katekumen), dimana sebelumnya saya pernah mengikuti sekolah minggu kurang lebih 1/2 tahun dengan Pastor Marini pada tahun 2007. Berhubung ada halangan saya tidak dapat menyelesaikan sekolah tersebut. Apakah saya harus mengulang dari awal atau bgmn? sebelumnya saya beragama non kristen.

Terima Kasih GBU

  Jawaban

Ibu Margareta yang terkasih,

Para pastor senang sekali mendapatkan email dari ibu. Tentu saja ibu dapat mengikuti kembali (melanjutkan) sekolah minggu (katekumenat) yang sempat terputus waktu itu dan kami sangat mengharapkan kedatangan ibu.

Pastor Laurenzi menyarankan ibu untuk berdiskusi langsung dengan Pastor Bruno yang saat ini bertanggung jawab untuk melakukan bimbingan terhadap katekumen dari non katolik.

Pastor Bruno sudah membaca email ini juga dan mengharapkan ibu untuk dapat datang pada hari Minggu jam 1630 di ruang Franka. Saat ini kelas Katekumen untuk peserta non-kristen sudah mulai berjalan beberapa kali pertemuan.

Sampai jumpa di hari Minggu sore.

Salam,